Featured Post 6

VIDIO

Dikirim oleh Fauzi Baim pada 16 Maret 2016

sudah tinggal kenangan,

Dikirim oleh Fauzi Baim pada 13 Maret 2016

https://www.youtube.com/watch?v=tl3eRPL2m-8

Dikirim oleh Perpustakaan Taman Ilmu Masyarakat Desa Sukorejo Buduran Sidoarjo pada 17 Mei 2015

https://www.youtube.com/watch?v=tRHeKqpShvQ

Dikirim oleh Perpustakaan Taman Ilmu Masyarakat Desa Sukorejo Buduran Sidoarjo pada 16 Maret 2016

New Design

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label MENULIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MENULIS. Tampilkan semua postingan
Senin, 20 Juni 2016
no image

STASIUN BACA TULIS DI SIDOARJO


KOMUNITAS stasiun baca tulis atau Stabatu yang berlokasi di Desa SukorejoBuduran, Sidoarjo ini bisa menjadi alternatif baru bagi pegiat literasi yang berlokasi di kota udang dan sekitarnya untuk berkumpul mengembangkan budaya literasi.

Pejuang literasi di jalan sunyi, menjadi motto utama komunitas Stabatu yang kelahirannya dibidani Fauzi Baim. Motto tersebut menjadi pilihan karena kegiatan perpustakaan keliling, menulis, membaca dan membuat blog ini bersifat relawan bukan gerakan profit.
Lewat agenda utama Stabatu itu diharapkan bisa meningkatkan kemampuan anggota yang tergabung, karena setiap anggota memiliki kapasitas dan kemampuan berbeda-beda. Selain, memberikan kemanfaatan untuk masyarakat luas, doar Antoni Prasetyo, anggota komunitas dalam pertemuan awal Juni 2016 lalu di sekretariat Stabatu.
Saat ini, Stabatu fokus pada peningkatan budaya baca karena budaya baca harus lebih ditingkatkan lagi guna mencapai masyarakat yang cerdas dan madani.
Nantinya, Stabatu akan memberikan pelatihan menulis di sekolah-sekolah di Sidoarjo, janji Dien Ilmi, penulis yang tergabung dalam Stabatu.

Sementara pemerhati budaya baca, Antoni Prasetyo, menambahkan, anggota Stabatu harus fokus dan menemukan formula unik serta efektif sesuai dengan karakter masyarakat dalam peningkatan budaya baca. Harapannya penyebaran informasi dan ilmu pengetahuan bisa secepatnya didapatkan masyarakat.
Selasa, 17 Mei 2016
no image

FLP SIDOARJO PERINGATI HARI BUKU

 Alhamdulilah,kemarin 15-05-2016 bisa bertatap muka langsung dengan peserta pada seminar yang diadakan oleh FLP SIDOARJO . Seminar yang digelar dikantor pemkab Sidoarjo ini, bagi saya merupakan salah satu acara yang sangat keren. Peserta yang banyak dan cukup konsen mendengarkan serta memperhatikan para pemateri.

    Acara yang kebetulan saya sendiri dan rafif ahnaf sebagai pengisi acara disesi kedua. Untuk saya sebagai pengisi acara sesi pertama, tentunya selalu berhubungan dengan buku, sedangkan rafif ahnaf yang pada sesi ke dua membagikan materi seputaran trik kepenulisan, termasuk bagaimana cara mengatasi kebuntuan ketika menulis.

   Digelarnya acara ini, dalam rangka memperingati hari buku yang jatuh pada tanggal 17 mei . Sekaligus menjaring angota baru FLP karena para peserta diharapkan bisa bergabung dan menjadi anggota, sehingga FLP bisa terus memiliki generasi.


TERIMAKASIH UNTUK FLP SIDOARJO.

















UNTUK MELIHAT VIDEONYA SILAHKAN KLIK DI SINI
Senin, 21 Maret 2016
SURYA ITU MENGELUARKAN CSRNYA

SURYA ITU MENGELUARKAN CSRNYA

Reportase : Aulia Nur Sahlina
Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Airlangga Surabaya

APA yang ada di pikiran ketika mendengar kata literasi? Banyak yang beranggapan literasi itu hal yang membosankan dan tak perlu diperhatikan terlalu dalam.
Modernisasi yang menawarkan segalanya serba mudah dan instan, menyisipkan dampak yang membawa masyarakat menuju pemikiran serba instan sekaligus menggiring pada keengganan untuk membaca. Padahal, kita tidak bisa menulis tanpa membaca, dan tidak bisa membaca tanpa adanya tulisan.
Idealnya, dengan teknologi bisa dimanfaatkan maksimal untuk semakin menggiatkan aktivitas literasi, mengingatkan betapa banyaknya manfaatnya berliterasi.


Inilah salah satu alasan yang melatari Harian Surya mengadakan sharing bersama jurnalisme warga (Citizen Reporter), Sabtu, 19 Maret 2016 di Kantor Harian Surya  Surabaya, bersama mahasiswa dan anggota Taman Ilmu Masyarakat (TIM) Sidoarjo.

Sharing kali ini yang dipandu Adi Sasono, manajer liputan Harian Surya dan Tri Hatma, editor rubrik Citizen Reporter Harian Surya, menitikberatkan pada apa yang harus dilakukan agar menjadi penulis yang baik dan menulis yang baik agar mudah dipahami pembaca.

Antusiasme ditunjukkan peserta dengan mengajukan pertanyaan seputar EYD, netralitas jurnalis, editorial, membuat tulisan yang baik dan menarik, jika ide buntu, dan masih banyak lagi. Salah satu peserta, Firosa Faizati, menyarankan agar acara seperti ini lebih sering diadakan dengan agenda yang lebih intensif lagi. Misalnya, peserta diajak membuat tulisan dengan tema-tema tertentu.
Testimoni manfaat literasi disampaikan Evie Suryani, penulis, pegiat dan pengajar literasi ini juga berbagi tip menulis dan menarik manfaat dari menulis. Pun Fauzi Baim, penulis otodidak yang ulet dan setia berliterasi. Pengakuan lain dipaparkan Rahadian Bagus Priyambodo, reporter Harian Surya yang bisa terbang ke Frankurt Book Fair 2015 gara-gara berliterasi.

“Karena berliterasi itu tak mengenal kasta, siapa saja bisa menulis apa saja,” yakin Evie Suryani, yang ikut serius menyemangati peserta untuk tidak pernah menyerah menulis.
Usai rehat salat dan makan, panitia memberi kesempatan peserta untuk mengambil tiga buku per orang. Tak tanggung-tanggung, doorprize berupa tiket nonton gratis di bioskop Tunjungan 21 Surabaya dan menginap di Hotel Sahid, Surabaya.
Wow, sungguh sabtu seru belajar literasi bersama Harian Surya.
Sumber harian surya.


Breaking News
Loading...
Quick Message
Press Esc to close
CERITAKU. KAMI UCAPKAN TERIMAKASIH UNTUK ANDA SEMUA YANG PEDULI PADA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN.